Apa itu Penelitian?
Penelitian
berasal dari kata teliti. Memiliki pengertian (1) cermat, saksama. (2)
hati-hati; ingat-ingat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Kata teliti diberikan
imbuhan pe (n)+teliti+an kemudian menjadi penelitian. Dalam pengertiannnya
penelitian adalah pemeriksaan yang teliti atau penyelidikan.(Kamus Besar Bahasa
Indonesia).
Dalam
buku Metode Penelitian: Kuantitatif, Kulitatif
dan Tindakan karya Dr.Uhar Suharsaputra,M.Pd, dijelaskan bahwa penelitian
merupakan proses pengumpulan dan analisis informasi (data) logis untuk beberapa
kegunaan tergantung pada tujuan dari dilaksanakannya penelitian. (Suharsaputra,
Uhar, 2012:21).
Ditambahkan
kembali dari Suharsaputra, Uhar, 2012:7,
penelitian merupakan suatu modus berfikir ilmiah dimana tahapan –tahapan logis
diterapkan guna mendapat pemahaman dan pemecahan akan masalah pada tingkat
empiris.
Lalu,
penelitian pada dasarnya merupakan suatu metode ilmiah, baik menggunakan
berfikir deduktif maupun induktif, dalam membantu memahami dan menjawab
berbagai persoalan yang dihadapai manusia dalam kehidupan, baik itu yang
berkaitan dengan alam maupun kehidupan social masyarakat. (Suharsaputra, Uhar,
2012:7).
Menurut
Wallace (1983); memperluas ilmu pengetahuan dengan memasukan dua jenis
penelitian: murni dan terapan. Dalam penerapan murni (pure research), para peneliti
dituntut oleh tujuan untuk menghasilkan teori demi ilmu itu sendiri dan untuk
mengembangkan pengetahuan dalam sebuah area. Pada penelitian terapan (applied
research), peneliti berharap untuk mengatasi masalah tertentu dengan
pengetahuan mereka atau pengetahuan yang dihasilkan oleh peneliti lainnya.
(West, Richard dan Lynn H.Turner. Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan
Aplikasi, 2009:72).
Sehingga
saya memiliki anggapan bahwa melihat dari penjelasan diatas, penelitian tidak
akan terlepas dari proses berfikir dan dalam penelitian haruslah didasari untuk
menghasilkan suatu yang bermanfaat sesuai dengan tujuan yang ingin dicapainya baik
itu untuk menciptakan ilmu pengetahuan yang baru maupun mengembangkan yang
sudah ada. dan objek kajiannya harus dianalisis dengan cermat.
Apa itu Metode dan Metode Ilmiah?
Metode
merupakan langkah-langkah sistematis yang digunakan dalam ilmu-ilmu tertentu,
yang tidak direfleksikan atau diterima begitu saja. Metode lebih bersifat
sistematis atau terapan. (Yusuf Lubis, Akhyar dan Donny Gahrak Adian. Pengantar Filsafat Ilmu Pengetahuan,
2011:27).
Metode
penelitian memiliki pengertian cara ilmiah untuk memperoleh, mengembangkan dan
memverifikasi pengetahuan atau teori. (Suharsaputra, Uhar, 2012:19)
Dijelaskan
oleh Suharsaputra,Uhar, 2012: 19, bahwa metode penelitian merupakan cara
seseorang mengumpulkan dan menganalisis data. Metode penelitian dikembangkan
untuk memperoleh pengetahuan dengan prosedur yang sah dan terpercaya sesuai
kaidah ilmiah. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan pengukuran teknik,
interview yang luas dan observasi, atau pengumpulan dokumen.
Jadi,
dalam melakukan metode penelitian yang paling penting adalah harus dilakukan
secara sistematis artinya berurutan sesuai dengan prosedur. Dimana dijelaskan
bahwa yang pertama harus dilakukan adalah memperoleh, kemudian mengumpulkan
lalu memverifikasi data.
Wilayah kajian penelitian
Jurnalistik
Jurnalistik
termasuk kedalam ranah Komunikasi dalam pengertian umum dan Komunikasi Massa
secara pengertian khususnya. Komunikasi Massa dalam hal ini adalah pers, baik
dalam arti sempit yakni Media cetak atau luas (Radio dan Televisi).
Referensi :
Suharsaputra,
Uhar.2012. Metode Penelitian
:Kuantitatif,Kualitatif,danTindakan.
Bandung: Refika Aditama.
Bandung: Refika Aditama.
West,Richard
dan Lynn H.Turner.2009. Pengantar Teori
Komunikasi:Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika.
Yusuf
Lubis, Akhyar dan Donny Gahral Adian.2011.
Pengantar Filsafat Ilmu Pengetahuan. Depok: Koekoesan.

0 komentar:
Posting Komentar